Adakalanya

Image

Adakalanya manusia merasa berada di dalam sebuah sangkar. Sangkar besi. Kokoh. Kuat. Bahkan terlalu berat untuk digantungkan pada sebuah tiang bambu.

Adakalanya manusia merasa siang bukanlah siang. Gelap. Sepi. Mencekik. Walau kenyatannya ingar-bingar.

Adakalanya manusia merasa bosan melihat dunia, timeline facebook penuh drama, atau tweet-tweet galau kaula muda yang tipikal.

Adakalanya manusia lupa agama, sehingga terus jatuh berkubang dalam kesedihan. Padahal Tuhan bersabda tiadalah orang beriman yang bersedih hatinya.

…nah, setumpuk nikmat manakah yang telah kudustakan?

La tahzan.

Tuhan, aku ingin meringkuk sejenak, pada bahuMu yang selalu lapang.

 

 

gambar (c) dandric101@deviantart

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s