Di Bawah Epitaf

50

gambar (c) google

Langit mendung di langkah kesembilan

Kau tatap punggung-punggung itu

Menjauh

Tiada lagi yang berjongkok menatapmu

Tiada lagi yang menengadahkan tangan untukmu

Yang terhalang tanah

Kausadari duniamu yang bagai permen

Seolah direbut pergi

Dipakaikan pada seseorang

Bayi yang lahir besok, misalnya

Atau tunas baru di halaman belakang

Ganti, berganti

Giliranmu usai

Kau masih hidup

Ya, kau masih hidup

Tanpa napas

Tanpa teman

Tanah tak bisa diajak bercengkrama

Mungkin belatung, beberapa saat lagi?

Ah, dan kau sadar

Ada yang datang

Kau kenal

Meski tak kenal

Kau hapal, apa yang akan kau dengar

“Siapa tuhanmu?” kau ikut bertanya dalam hati.

Hujan turun di langkah-langkah yang tak lagi terhitung.

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s