Langit Yang Meminta Izin

Twin-Towers-Raining-Tears

Langit meminta izin
Ingin ia hujani sebuah lahan
Agar ia bisa kembali ceria
Bersama matahari kuning tua

Tapi semuanya menolak
Tak jua sepenggal lahan
Mereka bilang; “Kau terlalu sering menangis”

Langit murung
Dengan gelayut awan yang menghitam
Ah, ia tak usah lagi meminta izin
Sebab bagaimana pun tetes hujan itu akan jatuh

Hujan luruh
Menciumi permukaan bumi
Senandung maaf yang lirih
Dengan riuh para lahan yang berseru kebosanan

(Musim Hujan, 5/6/2011)

source gambar: ebsqart.com

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s