Ada Apa Dengan Sang Ayah?

Kadang-kadang saya terlalu memikirkan apa yang tidak perlu dipikirkan. Entah mengapa yang tidak penting sering lebih menarik minat ketimbang yang penting. Contohnya setelah berkali-kali saya melihat iklan shampoo Lifebuoy yang satu ini:

Kamu mungkin berpikir bahwa ini iklan yang biasa-biasa saja, yang tidak ada keanehan di dalamnya sampai-sampai harus dipikirkan segala. Oh, betapa buang-buang waktu, mungkin kamu pikir. Dan saya heran juga sebab saya sering kali menemukan diri sendiri begitu handal dalam hal membuang waktu. Memang, dalam iklan tersebut tidak ada hal aneh, saya pun tahu. Tapi saya tidak bisa mengenyahkan iklan itu begitu saja dalam kepala saya. Iklan itu terus saja berputar-putar di dalam kepala saya dalam beberapa waktu. Percayalah, untuk iklan satu ini, saya tidak sengaja memikirkannya. Saya memikirkannya kadang bukan karena saya mau, tapi pikiran itu sendiri yang datang di saat saya lengah. Seperti pencuri yang berhasil menyusup diam-diam, begitu.

Lalu apa yang menyebabkan saya terus memikirkan iklan ini? (sekarang sih udah rada sembuh tidak sesering kemarin-kemarin, hehe).

Adalah ayahnya. Baiklah, silakan tonton iklan tersebut dan kalau sudah, dapatkah kamu menebak apa kiranya yang menjadi bahan pikiran saya soal sang ayah itu? Di iklan tersebut ayah dan dua anaknya datang dari arah tangga setengah berlari. Begitu kompak. Kemudian mengajak ibunya untuk ikut kompetisi. Nah, ketika menjelaskan apa yang akan dilakukan mereka di kompetisi, si kakak, adik dan ayah menjawab juga secara kompak. Namun tidak dengan gerakan mereka. Awalnya mereka sama-sama seperti menadahkan tangan ketika bilang ‘sim salabim’, namun kemudian sang ayah memilih diam saja ketika kedua anaknya berputar.

Itu menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dalam diri saya. Padahal mereka sudah kompak dengan jubah dan baju dan rambut mereka yang hitam berkilau. Kenapa sang ayah tidak ikutan berputar? Apakah dia lupa apa yang harus dilakukan? Apakah berputar bisa membuatnya pusing? Atau apakah dia tahu harus berputar namun dia tidak mau melakukannya karena itu akan terlihat sangat kekanakkan?

Begitulah. Bukankah ini sangat penting?  :mrgreen:


Ditulis untuk #NulisRandom2015 yang diadakan @nulisbuku

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

2 thoughts on “Ada Apa Dengan Sang Ayah?”

  1. penting banget,, menurut analisis saya si ayah berpikir baiknya ke aknan atau ke kiri, atau mungkin berputar bisa menjadikan spikulasi di iklan tersebut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s