Akhir Pengejaran

Parasku elok, rupawan. Laksana bidadari bersayap. Kontan semua ingin mengejarku. Tak pelak lagi para lelaki. Kalaupun tidak, mereka tersenyum mengagumi keindahanku. Kehadiranku selalu menarik mata. Atau kemudian,  mereka sibuk merangkai kata-kata iri dalam hatinya. Tuhan menciptakanku dengan sempurna, aku tahu itu.

Namun kadang kala aku merasa lelah terus-terusan dikejar. Beberapa cukup menakutkan, sampai-sampai aku harus membayangkan mati saat itu juga. Manusia… sebagian adalah penjahat. Selalu ada saat aku membayangkan diriku lewat di antara mereka tanpa secuil pun lirikan. Namun, itu jarang terjadi.

Saat ini, ada seseorang yang tampak ingin berniat memilikiku. Dan di saat aku lengah, dia mencengkeramku. Aku sempat memberontak dan berhasil melarikan diri. Aku berlari menembus dinginnya udara pagi dan manusia itu mengejarku. Orang-orang yang melihat malah tertawa, bukannya menolongku. Kadang aku bingung dengan hidup ini. Di mana perasaan mereka?

Dengan cepat, aku kembali berada di tangannya. Sementara aku mengkhawatirkan kehidupanku selanjutnya, lelaki lima tahun itu malah berseru gembira, “Ma, aku berhasil menangkap capungnya!”

______
Hari ke-15 #NulisRandom2015 yang diadakan @nulisbuku

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s