Scene on Three (19)

Maka aku bilang, “Salah, Miss Debenham, aku tak ingin melukis jerapah tolol.”

Tapi kenapa kau harus bilang begitu? Dan kenapa kau harus memilih kutu sebagai hewanmu?

Mudah saja. Satu gumpalan kecil. Kutu selesai dilukis. Dan jika kau diam saja dan menunggu aku menjawab si Dumbo Debenham, kau bisa melukis kutu juga. Maka kita bisa hanya duduk dan main-main selama sisa pelajaran. Tapi oh tidak, kau harus pergi bersama si Judy yang menyebalkan itu, dan melukis jerapah bersamanya.

Aku tidak pergi—yah, tidak dengan sengaja. Aku tidak bisa apa-apa ketika Judy bilang dia juga mau melukis jerapah. Dan aku sudah berusaha menghindar, kau tahu itu. Tapi Miss Debenham berkata, “Tidak, ayolah, Garnet, kau tadi bilang ingin melukis jerapah. Maka kau bisa melukis jerapah bersama Judy. Tak perlu pikirkan apa yang dilakukan Ruby.”

Ya, tak perlu pikirkan aku.

Scene ini diambil dari novel Double Act (Ulah si Kembar) karya Jacqueline Wilson. Novel ini cukup unik karena ceritanya itu adalah buku catatan mereka berdua, yang ditulis oleh berdua. Garnet dan Ruby. jadi yang tulisan biasa itu adalah tulisan Ruby, dan yang miring adalah tulisan Garnet.

Saya suka kalo baca cerita soal anak kembar. Dan sampai usia dua puluh plus sekian ini pun saya masih mengharapkan punya saudara kembaryang seharusnya sekarang diganti jadi pingin anak kembaruohok. Duh, malah curcol (padahal Scene on Three emang sering menjadi alat curhat terselubung hahahaha). Jadi, Ruby dan Garnet adalah sepasang kembar perempuan yang beda kepribadian namun saling membutuhkan. Pernah suatu ketika Ruby kesal karena tidak selalu berduaan di dekat Garnet karena gurunya selalu membuat mereka terpisah (dan kepala mereka rasanya bagaikan terpenggal, katanya), dan sampai kesalnya dia tak mau membuat gambar yang sama dengan kembarannya. Dia lebih memilih menggambar kutu *ngakak*. Apalagi ketika Garnet berduaan dengan anak lain. Duh, makin cemburu lah Ruby itu…

Suka scene ini karena… suka aja…


Mau ikutan Scene on Three? Silakan klik gambar di bawah dan lihat ketentuannya.

scene-on-three

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

One thought on “Scene on Three (19)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s