Ramalan Bintang

bc67f7eb2a764b23f4eae4f094a533ff

Aku memperhatikan gadis itu dengan muka sebal. Tidak, bukan karena aku sebal padanya, tapi ada yang meledak di dalam dadaku secara tiba-tiba, menyebarkan rasa jengkel yang kutahan. Padahal dia hanya membaca majalah dan berfokus pada rubrik omong kosong yang anehnya paling digemari anak-anak muda. Aku seorang anak muda, yah, tapi tak termasuk ke dalam golongan tersebut.

“Jena,” aku memanggil namanya. Nama gadis yang sedari tadi mengacuhkanku seperti mengacuhkan sebuah gelas.

“Aha!” jeritnya. “Keuanganku minggu ini sedang sulit. Aku bisa menduganya.”

“Kau tidak mendengarku?” tanyaku mulai sengit.

“Oh. Aku mendengarmu. Sebentar lagi kita berangkat, menunggu di bioskop akan membosankan,” cerocosnya tanpa mengalihkan sedikit pun pandangannya dari majalah. “Kau bilang apa tadi?”

“Bagaimana mungkin kau mempercayai produk khayalan masa lampau seperti itu?”

Jena memicing padaku. “Kenapa malah marah-marah? Aku tidak mempercayainya, ini hanya untuk hiburan,” kilahnya.

Aku mengehela napas. Tidak habis pikir mengapa ada orang yang merasa senang ketika setiap minggu mereka dituduh asal oleh tulisan yang menamakan dirinya  ramalan bintang. Bahkan Jena, seorang gadis yang merasa dirinya kekinian.

“Kau mempercayai ramalan bintang, tapi mengapa kau tidak percaya padaku?” sahutku tak sabar.

Jena berhenti membaca. Aku menatapnya. Dia menatapku. “Memangnya aku tak percaya apa padamu? Kau pernah berjanji padaku dan aku tak mempercayaimu?”

Rahangku mengeras, meski tubuhku rasanya melemas. “Aku memang belum mengucapkannya.”

Mata gadis itu melotot padaku, meminta penjelasan. Seperti menunggu seseorang mengakui dosa. Sial. Aku menyenderkan diri ke sofa dan mengembuskan napas panjang-panjang. Seperti biasa, aku mengakhiri apa yang ingin kumulai. Mengenai kata-kata konyol yang sering kau dengar di sinetron. Ah, bagaimana mungkin aku tidak mempercayai diriku sendiri untuk mulai mengatakannya?

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s