Scene on Three (24)

 

Ia teringat saat Kelasi Satu Cox menembaki monyet dengan pistol saat mereka merapat di mulut sungai di wilayah Laut Ceramis. Pria itu tertawa setiap kali tubuh cokelat kecil terjatuh ke sungai, terutama jika monyet itu masih hidup saat buaya menangkapnya.

Ia berseru meminta pria itu berhenti, dan pria itu tertawa, lalu Kapten Roberts turun dari ruang kemudi dan ada pertengkaran hebat. Dan setelah itu suasana di Sweet Judy jadi tidak nyaman. Namun tepat saat gadis itu memulai bagian pertama perjalanan keliling dunianya, di koran ada banyak cerita tentang Mr. Darwin serta teori barunya bahwa nenek moyang manusia adalah semacam monyet. Ermintrude tidak tahu apa ini benar, namun di kapal, saat menatap mata Kelasi Satu Cox lekat-lekat, ia melihat sesuatu yang lebih parah dari monyet mana pun.

 

Penggalan ini diambil dari novel Nation (Negeri) karya Terry Pratchett. Sangat menarik bagaimana Ermintrude menganggap mata orang yang telah membunuh monyet atas nama kesenangan belaka menggambarkan sesuatu yang lebih parah dari monyet mana pun. Mungkin benar bahwa manusia adalah makhluk yang lebih baik dari makhluk lainnya, namun faktanya sebagian dari mereka justru memiliki sifat yang lebih buruk dari makhluk yang dipikirnya lebih rendah dari dirinya.

 


 

Mau ikutan Scene on Three? Klik gambar di bawah dan lihat peraturannya.

scene-on-three

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s