These Things Hidden — Heather Gudenkauf

26030167

 

Judul: These Things Hidden (Segala yang Tersembunyi)

Penulis: Heather Gudenkauf

Penerbit: Gramedia (2015)

Tebal: 368 halaman

Salah satu hal yang paling menarik dari buku ini adalah tentu saja misterinya! Dan judulnya sudah menggambarkan itu. Saya mengira buku ini adalah kisah patah hati yang berujung tragedi lalu terselamatkan cinta sejati (cintalawanjenis.red). Tetapi ternyata ceritanya bukan seperti itu.

Banyak yang mereview bahwa karakter-karakter dalam buku ini terlalu hitam putih. Memang sih, agak. Tetapi kalau dipikir-pikir lagi, saya justru banyak menemukan ketidaksempurnaan manusia di situ. Lagi pula kalau maksudnya mengenai sifat, di dunia ini memang ada orang yang benar-benar baik dan benar-benar berengsek, sampai-sampai mereka susah dimasukkan ke dalam kategori abu-abu (sebenarnya ini tergantung bagaimana cara melihat sih), jadi anggap saja kebetulan mereka berada dalam salah satu kisah kehidupan yang sama. (Berhubung saya menyukai bukunya, pendapat saya memang jadi subjektif hahahaha).

Kisahnya terbagi menjadi 4 PoV; Allison, Brynn, Charm, dan Claire. Karakter mereka memang klasik tapi tentu saja bukan masalah besar jika jalan ceritanya tidak klasik. Ehm, apalagi misteri gitu loh…

Allison Glenn adalah cewek sempurna. Bagaimana tidak. Sudah cantik, brilian secara akademik, jago olahraga pula. Apa-apaan. Tetapi tentu saja, orang ‘sempurna’ bukan berarti sempurna pula hidupnya. Dan karena satu kesalahan lah, hidup Allison langsung terjungkir. Karena meskipun satu saja, kesalahannya besar. Akhirnya ia dipenjara dengan dakwaan membunuh bayi. Ia masih belasan tahun waktu itu.

Sementara Brynn adalah kebalikan dari Allison, kakaknya. Ia penggugup yang pada suatu hari harus terlibat dalam urusan kejahatan itu dan akhirnya meninggalkan trauma berat sampai ia tidak mau berhubungan lagi dengan Allison. Dia adalah karakter yang paling bikin sedih.

Charm Tullia… dia benar-benar anak baik pemberani dan tulus yang mau hidup bersama ayah tirinya yang pesakitan daripada dengan ibunya yang mata keranjang dan mata duitan. Karena sungguh, karakter ibunya Charm bisa membuatmu memiliki dorongan untuk melemparkan sepatu padanya.

Claire Kelby adalah seorang istri yang penyayang, memiliki suami yang juga penyayang. Sayang, mereka tidak juga dikaruniai anak kandung. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk mengadopsi anak yang kemudian mereka sayang-sayang.

Membaca buku ini seperti mau makan nasi, tapi seseorang ngasihnya bertahap per satu butir. Dan hebatnya tetap aja saya bersabar sambil menebak nasinya berada di wadah seperti apa, piring porselen, piring keramik, mangkuk, atau malah batok kelapa.

Karakter paling menyebalkan selain ibunya Charm adalah Christoper, laki-laki yang menghamili Allison dan kemudian kabur begitu saja. Karakternya bahkan tidak pernah muncul secara nyata di novel. Hanya sebatas cerita dari karakter-karakter yang ada. Kan menyebalkan… seharusnya di akhir cerita pria itu menanggung kesalahannya (lho kok malah saya yang dendam :mrgreen: ).

Meskipun novel yang saya pinjam dari aplikasi iJak ini tentang kejahatan, tapi gaya yang disampaikan menurut saya sangat ringan, dengan bab-bab pendek per karakter yang membangkitkan rasa penasaran. Selain itu, saya berhasil meneteskan likuid dari indra penglihatan. Ohok. Bagaimana Allison harus menanggung julukan pembunuh, Brynn yang ‘tak terlihat’, bahkan permasalahan Charm dan Claire mampu membikin saya seperti kaleng bekas di sungai yang mengalir deras. Terhanyut gitu maksudnya.

Adapun akhir ceritanya, mungkin ini cukup adil bagi karakter-karakternya, kecuali (menurutku) untuk satu karakter hiks.

4 dari 5 bintang.

 

 

Advertisements

Author: wingedwind

Aku adalah aku yang sebagian aku tahu dan sebagian aku tak tahu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s